web stats

Selasa, 21 Mei 2013



MACAM-MACAM HARD DISK DAN KELEBIHANNYA
Harddisk merupakan media penyimpanan data yang utama di komputer . Oleh karna itu kita harus pandai – pandai dalam memilih harddisk . Dengan banyaknya harddisk yang beredar di pasaran dan bahkan banyak juga yang harganya jauh di bawah standard membuat banyak pembeli yang salah memilih harddisk .
Untuk itu , kali ini akan kita bahas tentang harddisk , macam – macamnya ,kekurangan dan kelebihannya . Berikut selengkapnya :
1.SEAGATE
Kelebihan :
  • Untuk produk internasional garansi sampai 5 tahun , sedangkan produk lokal garansi sampai 3 tahun .
  • Awet ketika digunakan selama 24 jam ( menurut para pengguna ).
  • Harga relatif lebih murah.
  • 2 tipe : ATA / SATA
  • Transfer data hingga 5400-7200 RPM.

Kekurangan :
  • Cepat panas .
  • Harga tergantung dari kurs dollar.

2.Western Digital (WD)
Kelebihan :
  • Harga relatif lebih murah.
  • Garansi hingga 1 tahun.
  • RPMnya hampir sama dengan produk SEAGATE.
  • Cepat panas
  • Tidak menimbulkan suara yang berisik .

Kekurangan :
  • Jika digunakan terus menerus selama 24 jam , HD ini mungkin belum cukup optimal . Jika terus di paksakan maka kecepatannya akan semakin turun dan akan terus menurun .

3.MAXTOR
Kelebihan :
  • Untuk produk internasional garansi sampai 3 tahun , sedangkan produk lokal garansi sampai 2 tahun
  • Lebih murah dari HD SEAGATE
  • RPMnya hampir sama dengan produk SEAGATE
  • Desain yang menarik .
Kekurangan :
  • Mudah / sering terkenabad sector.
  • Cepat Panas
4.HITACHI Deskstar
KelebiHan :
  • Garansi sekitar 2 tahun nan
  • Harga lebih murah dibandingkan produk diatas .
  • Masih bertahan dengan kemampuan awalnya hingga 24 jam.
  • RPM hampir sama dengan yang lainnya .
  • Tidak cepat panas
Kekurangan :
  • jika untuk hal Encode / Decode video kurang cocok

5.SAMSUNG
Kelebihan :
  • Desain menarik
  • Transfer data hingga 5400-7200 RPM
  • Harga cukup murah
  • Lebih hemat power hingga 50 % .
  • Tidak Berisik 

langkah-langkah menghapus virus secara manual :1. Untuk dapat menghapus file virus, matikan dulu prosesnya (lihat keterangan diatas).2. Jalankan regedit, masuk ke registry pemicu program yaitu Run, RunOnce, RunOnceEx (lihat keterangan diatas). Hapus key dan value program virus. Restart.3. Munculkan Run, Search/Find, folder option.4. Cari file virus dengan menggunakan Find/Search *.exe dan pada size isi dengan ukuran file virus sedikit diatasnya dalam ukuran Kb untuk mempercepat proses pencarian.5. Untuk mempermudah, munculkan folder hidden, file hidden dan extension file dengan menggunakan folder option di windows explorer, tool, folder option, View. Klik Show hidden file and folder, klik Hide extensions for known file type, klik Hide protected operating system file.6. Hapus file virus. File virus biasanya mempunyai ukuran file yang sama dan tanggal pembuatan yang sama.
jika belum berhasil juga, coba cara ini :
- Update antivirus anda secara rutin.
Cara tergampang melawan virus adalah menginstal program antivirus dengan update database virus terbaru. Kemudian lakukan scan terhadap komputer anda. Dan 1 hal yang harus anda ingat adalah perkembangan virus lebih cepat 1 langkah dari perkembangan antivirus. Oleh karena itu sering-seringlah anda untuk selalu mengupdate antivirus yang anda gunakan untuk mencegah adanya virus-virus baru yang belum dikenal oleh antivirus.

- Memakai MsConfig
MsConfig ini digunakan untuk memeriksa sistem komputer terutama pada tab start-up karena tab ini akan memuat info tentang program apa saja yang dijalankan saat booting awal dilakukan. Jika kita menemui nama program baru atau aneh, itu wajib anda waspadai. Jika yakin itu virus, hilangkan tanda chek list pada program yang dicurigai, kemudian restart komputer anda. Baru kemudian hapus file-file virus dengan cara biasa.
(Cara menjalankan program MsConfig yaitu klik Start, Run, pada kotak ketikan MsConfig dan tekan enter).

- Memakai regedit
Cara menjalankan program regedit yaitu klik Start, Run, pada kotak ketikan regedit dan tekan enter. Dengan regedit, anda sebenarnya bisa mencegah atau memutus proses virus. Karena virus umumnya memanfaatkan jasa registry dalam menjalan programnya. Bagian yang wajib diperiksa adalah :
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\ Run
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\ RunOnce
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\ RunOnceEx
HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\ Run

Jika pada registri tersebut terdapat program yang anda curigai virus, hapuslah.
- Memakai program pemeriksa prosesApabila dengan MsConfig anda gagal dalam melakukan penelitian dan pengambilan keputusan, pergunakan Task Manager dengan cara tekan tombol Control + Alt + Del secara bersamaan. Perhatikan proses yang berjalan di tab Process. Matikan proses virus dengan cara klik proses yang dicurigai kemudian klik end process. Pada tab applications pilih program virus yang sedang aktif, matikan prosesnya dengan cara klik end task. Anda juga dapat menggunakan program lain seperti showkillproses, proses explorer, dll.
- Memunculkan Folder option yang hilangJalankan regedit. Hapus key pada registry atau ganti nilainya menjadi 0
“HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\ NoFolderOptions”
- Memunculkan Find/Search dan Run yang hilangJalankan regedit.
“HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\ Start_ShowSearch”
Ganti nilainya menjadi 1
“HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\ Start_ShowRun”
Ganti nilainya menjadi 1
CreateIntegerKey “HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\ Policies\Explorer\ NoFind”
Ganti nilainya menjadi 0
CreateIntegerKey “HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\ Policies\Explorer\ NoRun”,
Ganti nilainya menjadi 0
- Bersihkan system restore tiap drive (C/D)Caranya :
Klikkanan drive > propertis > disk cleanup > more option > clean up pada system restore
- Pulihkan registryPulihkan registry yang telah diotak-atik oleh virus. Jika tidak, maka virus dapat menginfeksi komputer Anda lagi. Gunakan Hijack This, Registry Cleaner, atau The Killer Machine. Hapus juga entry Scheduled Task yang dibuat oleh virus jika ada.
- Munculkan file-file yang disembunyikan virusVirus pada umumnya tidak begitu kejam dengan menghapus dokumen-dokumen anda. Biasanya file-file tersebut hanya disembunyikan. Gunakan perintah attrib -s -h pada Command Prompt untuk memunculkannya kembali.
- Hati-hatilah saat melakukan transfer data baik melalui disket, USB Flash Disk, maupun dari jaringanTunjukkan file hidden dan ekstensi file pada Windows Explorer. Selain itu, jangan mudah tergoda oleh file-file dengan nama yang aneh.

ini beberapa cara untuk mengatasi virus tersebut :
Jika virus yang sudah didiamkan saja lama-lama akan menjadi sangat ganas. Bahkan bisa jadi tak dapat ditangani oleh antivirus yang anda gunakan. Hal itu memang  sudah terbiasa terjadi dan dianggap wajar, sebenarnya hal itu terjadi pada komputer anda karena anda malas untuk membersihkan komputer anda.
Ada tips yang sangat ampuh untuk menghapus/membersihkan virus, jika berbagai Anti Virus yang anda gunakan sama sekali tidak berdaya melawannya. Berikut tipsnya untuk mengatasi masalah diatas :
- Cari lokasi virus, terutama asal virus ini berjalan di komputer (induknya). Jika mengalami kesulitan, bisa dibaca artikel tentang Tips mendeteksi keberadaan Virus- Setelah diperoleh, diperhatikan (catat) keterangan seperti ukuran file, tanggalnya (walaupun virus bisa berubah-ubah ukuran dan tanggalnya, tetapi sebagian ukuran dan tanggalnya selalu sama. Bisa dicari file yang sejenis dan dicatat lokasinya.
- Setelah didapat, gunakan salah satu Bootable CD dan restart komputer agar booting dari CD (Anda mungkin perlu menyetting BIOS-nya dulu agar Boot pertama kali CD/DVD-ROM).
- Buka program file manager, yang tersedia. Jika windowsnya NT, XP atau diatasnya, pastikan program tersebut mendukung membaca format NTFS
- Cari file virus dan hapus atau jika masih ragu, direname saja dari *.exe menjadi *.vrs (misalnya). Untuk menyakinkan, gunakan fasilitas search untuk mencari file dengan ukuran yang sama atau tanggal yang hampir sama. Jika ditemukan bisa direname
- Kembali restart komputer dan cek lagi

Selasa, 07 Mei 2013

Sistem operasi sangat berperan penting dalam penggunaan Komputer anda, tanpa system operasi, computer anda tidak akan dapat digunakan sebagaimana mestinya. Berikut gejala-gejala kerusakan yang sering terjadi dalam system operasi :
1.       Booting terhenti setelah berhasil melakukan POST.
Hal ini dapat terjadi karena :
a. Instalasi fisik hardisk, setting device, prioritas boot pada CMOS bermasalah.
b. Kerusakan pada system operasi, mungkin file system file operasi rusak, hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder.
2.       Kinerja booting sampai ke windows berlangsung dengan lambat.
Hal ini dapat terjadi karena :
a. Manajemen memori bermasalah.
b. Kerusakan pada system operasi, mungkin file system file operasi rusak, hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder.

3.       Windows Explorer tidak dapat dijalankan, tidak dapat meng-copy, mengganti nama file dan lain-lain.
Hal ini dapat terjadi karena :
a. Kerusakan pada system operasi, mungkin file system file operasi rusak, hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder.
4.       Start Menu tidak dapat dijalankan.
Hal ini dapat terjadi karena :
a. Kerusakan pada system operasi, mungkin file system file operasi rusak, hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder.
5.       Prosedur Shutdown tidak dapat dijalakan.
Hal ini dapat terjadi karena :
a. Kerusakan pada system operasi, mungkin file system file operasi rusak, hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder.
6.       Prosedur Shutdown berhenti sebelum Komputer benar-benar mati.
Hal ini dapat terjadi karena :
a. Terdapat masalah dengan CMOS battery.
b. Kerusakan pada system operasi, mungkin file system file operasi rusak, hilang, terkena virus, berganti nama atau berpindah folder.
Secara umum, penyebab kerusakan sistem operasi Windows adalah hampir sebagian besar diakibatkan oleh beberapa hal-hal sebagai berikut:


·         Komputer mati secara tiba-tiba karena listrik padam.
·         Komputer terlalu sering dimatikan tanpa melalui proses Shut Down.
·         Proses instalasi gagal (tidak sempurna).
·         File-file sistem Windows terinfeksi virus.
·         Program antivirus mencoba memperbaiki file-file sistem Windows yang terinfeksi virus.
·         Setting registry Windows berubah (kacau).
·         File-file sistem Windows hilang (terhapus).
Beberapa petunjuk yang menyiratkan bahwa sistem operasi Windows telah mengalami suatu gangguan yang sangat serius dan fatal akibat adanya file sistem yang rusak dapat dilihat dari pesan kesalahan (error messages). 
Penyebab umum lainya terjadi kemungkinan masalah pada pc
 yang terjadi bisa disebabkan oleh masalah-masalah di bawah ini.
1. Kerusakan pada registry system anda.
Registry ini berfungsi menampilkan informasi serta konfigurasi antara hardware dan software pada komputer anda. Terlalu banyak sering gonta ganti software, install dan uninstall software atau driver sering meninggalkan jejak pada registry. Jika registry system ada yang rusak atau hilang, biasanya pc anda akan sering hang atau sering terjadi crash pada sistem.
Solusi : Gunakan software untuk maintanance atau memperbaiki dan membersihkan registry pada system anda, seperti registry cleaner, registry defrag. Jadi anda tidak perlu membersihkan atau membereskannya secara manual. Jika permasalahan pada komputer anda masih berlanjut, maka kita telusuri penyebab kerusakan selanjutnya.
Tips:  Bagi orang awam pada masalah sistem komputer, sebaiknya tidak mengotak-atik registri pada sistem windows anda secara manual. Merubah sendiri value atau isi registry harus dilakukan oleh orang yang mengerti tentang system registry pada komputer.
2. File berantakan dan tidak teratur rapi.
Begitu banyak file yang anda miliki namun tidak tersimpan rapi dalam harddisk anda, akan bisa menjadi penyebab komputer anda sering crash atau hang. Kita sering memasukkan dan mengeluarkan data, namun tidak rajin membersihkannya atau menata susunannya. Sistem penempatan data yang tersimpan pada windows selalu pada memori yang sedang kosong.
Solusi: Gunakan utility dari windows yang dinamakan disk defragment. Atau anda juga bisa menggunakan software lainnya yang bertujuan sama, merapihkan penempatan data pada memory harddisk anda. Jika permasalah masih berlanjut, terlusuri lagi penyebab permasalahan selanjutnya.
Tips : Jangan terlalu sering melakukan defrag, cukup lakukan defrag pada saat komputer anda sudah mulai lambat atau pada saat diperlukan saja.
3. Terkena virus/malware.
Pastikan komputer anda punya sistem keamanan dari bahaya virus dan malware. Selalu gunakan antivirus dan anti malware, spyware, pada komputer anda. Virus sering bekerja untuk merusak sistem dan data pada komputer, ini merupakan ancaman serius. Tak heran jika terjadi kerusakan karena adanya virus, maka kinerja komputer akan tidak karuan, registry, sistem dan data-data anda bisa rusak.
Solusi: Scan komputer anda dengan menggunakan anti virus dan antimalware yang anda install pada komputer. Sembuhkan penyakitnya dengan antivirus tersebut.
Tips: Jangan pernah meninggalkan kegiatan update database anti virus anda. Perkembangan jenis-jenis virus terus berkembang dari hari ke hari, maka pastikan anda memiliki software anti virus yang punya database virus paling baru. Jadi, update selalu antivirus pada komputer anda.
4. Kapasitas harddisk sudah terlalu penuh.
Coba cek berapa jumlah sistem dan data yang tersimpan pada harddisk anda. Jika kapasitas harddisk sudah mendekati penuh, atau sudah terlalu banyak data, makan tidak menutup kemungkinan sistem komputer anda bekerja lebih berat dan akan menyebabkan kelambatan pada kinerja komputer anda.
Solusi: Cek data-data anda, yang tidak penting sebaiknya di hapus saja, agar beban harddisk tidak terlalu berat. Bersihkan harddisk anda dari sampah-sampahnya juga. Anda bisa gunakan software seperti CC Cleaner atau yang lainnya untuk membersihkan sistem anda dari sampah-sampah data, dan sampah-sampah bekas anda bekerja, dan bekas anda melakukan browsing atau online.
Tips: Biasakan menempatkan data-data anda di drive terpisah dari drive sistem anda. Sisakan free space pada sistem anda setidak-tidaknya 25% dari kapasitas drive sistem anda. Jadi jangan sampai terlalu penuh. Harddisk butuh ruang untuk bernafas dan bekerja. Jangan terlalu penuh.
5. Suhu komputer terlalu panas (Overheat)
Coba lihat kebersihan CPU anda. Jika terdapat debu yang terlalu tebal pada kipas atau prosesor anda, itu dapat menyebabkan suhu pada komputer anda meningkat. Debu-debu itu bisa menghalangi sirkulasi udara di dalam komputer anda. Hal ini akan membuat komputer dan prosesor anda cepat panas, dan akhirnya membuat kerja komputer anda menjadi lambat dan sering hang karena suhunya sudah terlalu panas. Hal ini pun dapat menyebabkan hardware anda rusak.
Solusi: Bersihkan CPU anda dengan alat-alat pembersih yang aman dan lembut, terutama kipas prosesor. Cek kecepatan kipas-kipas yang ada. Jika kipas-kipas anda sudah bekerja lambat, ada baiknya segera ganti kipas-kipas anda dengan yang baru.
Tips: gunakan alat pembersih seperti penyemprot angin yang kecil, kuas yang berbulu lembut. Jangan gunakan cairan apapun untuk menghindari konslet pada mainboard anda. Rapihkan juga susunan kabel-kabel yang ada di dalam cpu anda.
 
Masalah BIOS
1.>Gejala : Hati-hati dalam Update Bios, ketika meng-Update anda keliru memilih versi Bios, PC jadi tidak jalan bahkan anda tidak dapat masuk ke BIOS.
>Solusi : Biasanya Update tidak dapat dibatalkan, hanya jenis Motherboard tertentu yang memiliki backup BIOS pada Chip-nya, Disitu tersimpan jenis asli BIOS yang tidak dapat dihapus, untuk dapat merestore-nya. Anda tinggal memindahkan Posisi Jumper khusus yang biasanya sudah ada petunjuk di buku manualnya. Kemudian hidupka PC dan tunggu 10 detik, BIOS yang asli telah di Restore, kembalikan Posisi Jumper pada posisi semula, dan PC siap dijalankan kembali. Jika Motherboard tidak memiliki pasilitas tersebut, Chip BIOS harus dikirim ke Produsen, Jenis BIOS dapat anda lihat di buku manualnya. Berhati-hati dalam pemasangannya jangan sampai kaki IC BIOS patah atau terbalik Posisinya.

2.>Gejala : CPU mengeluarkan suara Beep beberapa kali di speakernya dan tidak ada tampilan ke layar monitor, padahal monitor tidak bermasalah.
>Solusi : Bunyi Beep menandakan adanya pesan kesalahan tertentu dari BIOS, Bunyi tersebut menunjukan jenis kesalahan apa yang terjadi pada PC, Biasanya kesalahan pada Memory yang tdk terdeteksi, VGA Card, yang tidak terpasang dengan baik, Processor bahkan kabel data Monitor pun bisa jadi penyebabnya.Silahkan anda periksa masalah tersebut.

Berikut Pesan kesalahan BIOS
Bunyi kesalahan BIOS biasanya tidak semua Motherboard menandakan kesalahan yang sama tergantung dari jenis BIOS nya.
[AMI BIOS]

>Beep 1x : RAM/Memory tidak terpasang dengan Baik atau Rusak
>Beep 6x : Kesalahan Gate A20 - Menunjukan Keyboard yang rusak atau IC        Gate A20-nya sendiri 
>Beep 8x : Grapihic Card / VGA Card tidak terpasang dengan baik atau Rusak, >Beep 11x : Checksum Error, periksa Batre Bios, dan ganti dengan yang baru.

[AWARD BIOS]
>Beep 1x Panjang : RAM/Memory tidak terpasang dengan Baik atau Rusak, >Beep 1x Panjang 2x Pendek : Kerusakan Pada Graphic Card (VGA), Periksa bisa juga Pemasangan pada slotnya tidak pas (kurang masuk)
>Beep 1x Panjang 3x Pendek : Keyboard rusak atau tidak terpasang. 
>Beep Tidak terputus / bunyi terus menerus : RAM atau Graphic Card tidak terdeteksi.

Batrey CMOS Rusak / Lemah
1.>Gejala : Muncul Pesan CMOS Checksum Vailure / Batrey Low, diakibatkan tegangna yang men-supply IC CMOS/BIOS tidak normal dikarenakan batrey lemah, sehingga settingan BIOS kembali ke Default-nya/setingan standar pabrik, dan konfigurasi Hardware harus di Set ulang.
>Solusi : Segera Ganti Batrey nya

2.>Gejala : CPU yang sering Hang?
>Solusi : Ada beberapa faktor terjadi hanging diantaranya : Ada BadSector di
Harddisk, Ada Virus, Ada masalah di Hardware seperti Memory Kotor/Rusak, MBoard Kotor/Rusak, Cooling Fan perputaran fan nya sudah lemah, Power Supply tidak stabil.....sebaiknya jangan dipaksakan untuk digunakan karena akan berakibat lebih fatal, silahkan hub: kami untuk dapat mengatasi masalah tersebut

3.>Gejala : Komputer sering tampil blue screen apa penyebabnya?
>Solusi : Pesan Blue Screen bisa disebabkan system windows ada yang rusak, Bisa dari Memory, Bisa dari hardisk, bisa dari komponen lainnya, tergantung
pesan blue screen yang ditampilkan.

4.>Gejala : Komputer jadi lebih lambat dari sebelumnya, padahal awalnya tidak begitu lambat
>Solusi : Penyebab komputer anda prosesnya lambat ada beberapa faktor yaitu : Space hardisk terlalu penuh, terlalu banyak program / software yang memakan space harddisk dan memory, ada virus, harddisk badsector

Kamis, 02 Mei 2013

kali ini saya akan mempostingkan penyebab terjadinya bad sector pada hard disk, moge aje bermanfaat ye, simak nih:

1. Penyebab pertama terjadinya bad sector pada harddisk bisa jadi karena dalam mematikan komputer/laptop tidak secara normal
2. Penyebab kedua mati listrik saat komputer sedang beroperasi.
3. Penyebab ketiga adalah jarangnya maintenance komputer/laptop
4. Penyebab keempat yaitu serangan virus. Serangan virus dapat menyebabkan merusaknya sistem operasi bisa buat komputer hang dan restart paksa
5. Penyebab kelima yaitu umur harddisk. kalau kamu udah cukup lama punya harddisk, sebaiknya backup data kamu sebelum kinerja harddisk menurun
6. Penyebab keenam adalah tegangan yang kurang/berlebihan, nah bisa juga pakai power supply atau UPS
7. Penyebab ketujuh yaitu human error (kesalahan manusia) seperti terkena air atau jatuh saat membersihkan komputer/laptop.
8. Penyebab kedelapan tertarik medan elektromagnetik. kalo kamu ga pake case di komputer. hindari menaruh harddisk dari area yang bermagnet

nah kurang lebih itu penyebab bad sector pada hard disk. sekian dulu. semoga bermanfaat yaa....